Bawang Putih dan Hama Siput (Snails)

halaman 3 dari 3

Rutinitas tindak pencegahan….

Mengganti pengaplikasian POC dengan ramuan pestisida bawang putih dan menyemprotkannya pada pangkal batang setiap 2 hari sekali selama 2 minggu, akan mengurangi populasi hama di lokasi itu hingga 90%. Ramuan pestisida yang menempel pada bakal pucuk atau pucuk daun, akan mencegah siput dan hewan bertubuh lunak lain memakannya.

Bagaimana dengan 10% dari hama yang tersisa? Guna mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan dari sisa hama inilah, penyemprotan ramuan pestisida bawang putih tetap harus dilakukan setiap 1 – 2 minggu sekali sebagai tindakan pencegahan dan perawatan. Tidak semua hama diam dan berkumpul di bagian bawah pangkal daun saja. Sebagian kecil merambah ke tempat lain. Saya tidak tahu dasar alasan mereka bertindak seperti itu…

Cara apa pun yang ditempuh, kita tetap tidak mungkin membasmi keberadaan siput bercangkang. Siput, memiliki kebiasaan tidur saat kondisi kelembaban udara relatif rendah di siang hari dan kembali berkeliaran saat kondisi kelembaban udara mulai naik di malam hari atau setelah turun hujan. Saat tidur, mereka akan masuk ke dalam cangkangnya. Cangkang ini berfungsi melindungi mereka dari gangguan yang terjadi di sekelilingnya.

Keistimewaan ini adalah penyebab mengapa siput bercangkang lebih sulit diberantas dibandingkan hewan bertubuh lunak lainnya. Saya pernah menyemprotkan ramuan bawang putih pada siput bercangkang yang sedang tidur di pagi hari. Sore hari, siput itu masih ada di tempatnya semula. Saya menandainya dengan sedikit cat minyak di permukaan cangkangnya. Keesokan harinya, saya melihat siput itu merayap berkeliaran diantara dedaunan…

Mengaplikasikan ramuan pestisida bawang putih secara rutin di bagian pangkal batang tanaman, setidaknya, dapat mencegah dan mengendalikan serangan dari hama yang beredar (mis. siput dan nematoda). Hal ini dapat mengurangi kekhawatiran kita akan kemungkinan terjadinya kerusakan pada koleksi tanaman di area kebun di rumah dari keberadaan mereka.

Selamat mencoba!

Iklan

10 tanggapan untuk “Bawang Putih dan Hama Siput (Snails)”

  1. Saya sempat geram dengan hama siput ini. Berbagai cara pernah saya coba tapi kurang memuaskan. Sampai akhirnya saya menemukan cara yg paling efektif tp relatif repot/mahal utk lahan yg terhitung luas, yaitu memagari lahan tanaman dengan WARING (jaring yang terbuat dari anyaman plastik). Semoga bermanfaat.

    1. Terima kasih telah mengunjungi “Kebun di Rumah”,

      Bisa dengan cara kedua-duanya. Saya cenderung menumbuk-nya untuk menghindari kemungkinan berkurangnya kualitas bahan akibat proses blending. Lebih baik anda mencoba kedua cara dalam kuantitas sedikit terlebih dulu untuk mendapat perbandingan mana hasil terbaik dengan efek negatif paling minimal terhadap tanaman di rumah.

      Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Alternatif Cara Memelihara & Merawat Tanaman di Rumah

Iklan
%d blogger menyukai ini: