Daun Mimba dan Hama Rayap

halaman 3 dari 4

Pelengkap rutinitas aktivitas berkebun…

Ramuan pestisida ini dapat dipakai sebagai pelengkap rutinitas tindakan perawatan beberapa jenis tanaman hias lain di samping anthurium dan anggrek. Ada kemungkinan ramuan ini tidak cocok diaplikasikan pada jenis tanaman tertentu (mis. tanaman herbal / obat-obatan). Saya masih belum mengetahui atas kemungkinan itu.


Tingkat kesegaran ramuan…

Kondisi segar ramuan hanya dapat bertahan sebentar (4 – 5 minggu) hingga akhirnya menjadi basi dan mengeluarkan aroma bawang putih sangat tajam akibat proses fermentasi. Namun tidak mengurangi kualitas sebagai racun terhadap hama, juga tidak menimbulkan efek negatif terhadap tanaman yang diaplikasikan. Menyimpan ramuan di lemari pendingin, mungkin dapat menjadi cara alternatif mencegah percepatan proses kadaluwarsa.

Daun mimba memegang peran penting dalam menentukan kualitas kemampuan ramuan. Semakin banyak jumlah daun yang dipakai sebagai bahan baku ramuan, maka semakin kuat efek pestisidanya.

Perbandingan bahan baku per siung bawang putih : per lembar daun mimba = 1 : 6, akan menghasilkan ramuan dengan kemampuan daya bunuh hama yang tinggi. Konpensasinya, tingkat kesegaran ramuan hanya bertahan dalam jangka waktu relatif singkat.
Perbandingan 1 : 1, dapat mempertahankan tingkat kesegaran relatif lebih lama dengan konpensasi kualitas daya bunuh hama yang rendah.

Tetapi, dari hasil beberapa percobaan, berapa pun jumlah daun mimba yang digunakan sebagai bahan baku, akan tetap menghasilkan ramuan berkemampuan daya bunuh terhadap hama. Perbedaannya, terletak pada waktu yang dibutuhkan hingga akhirnya hama menjadi mati.


Kualitas daun mimba…

Seperti telah saya nyatakan pada artikel lain di situs ini, kandungan satu bahan nabati sangat ditentukan oleh kualitas tempat tumbuh tanaman tersebut. Jadi, kualitas daun pohon mimba tergantung dari kualitas nutrisi yang dikonsumsi pohonnya. Seorang kolega saya pernah membandingkan kualitas daun pohon mimba di rumah saya dengan daun pohon mimba yang tumbuh di pinggir jalan untuk dijadikan bahan obat herbal. Hasilnya, efek daun pohon mimba di rumah saya jauh lebih kuat daripada pohon mimba yang tumbuh di pinggir jalan.


Fungsi ramuan sebagai pupuk organik cair (POC)…

Beberapa sumber menyatakan daun mimba memiliki kandungan nutrisi yang dapat berfungsi sebagai pupuk daun. Sebenarnya, saya agak meragukan kebenaran pernyataan itu.

Saya pernah dua kali mensterilkan media tanam di satu pot untuk tanaman yang sama. Pertama dengan menggunakan ramuan bawang putih saja. Dan 4 bulan berikutnya dengan menggunakan ramuan bawang putih+daun mimba.

Satu bulan kemudian dari masing-masing waktu mensterilkan media tanam tersebut, saya tidak menemukan perbedaan yang cukup berarti pada proses tumbuh-kembang tanaman yang ada di dalam pot.

Dengan tambahan jeda waktu ± 3 bulan untuk pengaplikasian masing-masing ramuan, saya rasa itu waktu yang cukup untuk menunjukkan bila ada perbedaan efek dari kedua ramuan terhadap pertumbuhan tanaman.

Selain itu, saya pernah meminta dua orang berbeda untuk mencoba ramuan bawang putih+daun mimba pada tanaman di rumah mereka. Setelah lewat sebulan, mereka kembali dan menyampaikan tanggapan positif atas kemampuan mengatasi hama secara umum dari ramuan. Kuncup bunga anggrek Catelya yang stagnan dan tidak mau mekar karena dikerubuti kutu, menjadi mekar 1 minggu kemudian setelah pemiliknya menyemprotkan ramuan ini di seluruh bagian kuncup bunganya saja. Lainnya mengatakan bahwa pohon jeruk kip di rumahnya hampir mati karena digerogoti rayap di bagian akar, kembali mengeluarkan pucuk daun baru setelah media tanam nya disiram ramuan.

Keduanya merupakan keadaan yang berbeda dengan kasus sama, yaitu mengatasi hama. Dasar dari kedua kasus tersebut adalah terganggunya proses pertumbuhan tanaman akibat hama. Jika yang mendasari adalah tanaman kekurangan nutrisi, keduanya tanaman tersebut tidak akan berkembang dan bertahan hidup. Maka, dugaan saya cenderung pada kemampuan ramuan mengatasi hama, bukan berfungsi sebagai pupuk.

Mungkin dugaan saya hampir salah atau sama sekali salah. Disini saya hanya mencoba lebih berhati-hati dalam menyimpulkan keadaan yang sesungguhnya.

Pengaplikasian pupuk menggunakan kedelai tumbuk / giling bersamaan tindakan sterilisasi menggunakan ramuan pestida daun mimba, belum pernah dicoba. Sampai sekarang, kedua tindakan pengaplikasian tersebut selalu saya lakukan secara terpisah.

Selanjutnya⇒

19 tanggapan untuk “Daun Mimba dan Hama Rayap”

  1. Have you ever thought about writing an e-book or guest authoring on other blogs?
    I have a blog centered on the same subjects you discuss
    and would really like to have you share some stories/information.
    I know my audience would value your work. If you are even remotely interested, feel free to send me an
    e mail.

    1. Hai Imam,

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Mengenai parutan kelapa manual, saya mendapatkannya di toko perlengkapan alat-alat rumah tangga. Alat itu beredar tidak lama setelah alat pengiris bawang merah “mulai terkenal” di pasaran. Mungkin, saat ini parutan kelapa manual seperti itu sudah jarang dan sulit ditemukan. Anda bisa menggantikannya dengan alat penghalus bahan makanan manual lain (bumbu dapur / pencacah sayur) untuk tujuan yang sama.

      Salam…

  2. Terima kasih atas penjabaran yang detail dan lugas, saya jadi mengerti banyak hal. Selama ini saya mencoba membuat pestisida secara hantam kromo, mencampur semua bahan tanpa tahu secara detail fungsi dan efektifitas masing-masing bahan. Daun sirsak, daun sirih, bawang putih, daun pepaya, tembakau, daun mimba ditambah sabun detergent colek saya campur semua dan difermentasi selama 24 jam, dengan asumsi akan menjadi sebuah ramuan yang sangat ampuh untuk sebuah ramuan pestisida, 😀 😀

    1. Terima kasih atas apresiasi nya…

      Kita semua dalam tahap belajar dan berusaha untuk menjadi lebih baik. Hanya masalah perbedaan waktu siapa yang menyelesaikan terlebih dulu saja.

      Cheers…!

  3. Artikel yang menarik,
    Untuk pengaplikasian terhadap tanaman sayuran seperti cabe, terong, tomat dan sejenis sawi apakah ada pengalaman dosis, umur tanamam dan efek tertentu ?
    Terima kasih

  4. halo, salam kenal.
    Saya baru mulai belajar menanam dan merawat tanaman. Kebetulan kemarin saya mau menambah sekam mentah ke media tanam yg jadi agak padat krn disiram terus.
    Setelah tanaman saya cabut, saya aduk dulu media tanam, eh ternyata keluar rayap2.
    Kebetulan saya kerjakan di dlm kamar mandi dan ada shower dgn air panas, langsung saya siram media tanam nya dengan air panas dr shower.
    Saya mau coba resepnya bikin ramuan diatas. Terimakasih pak.

  5. Tulisan sederhana tp sarat ilmu dan pendalaman, melalui eksperimen dan pengamatan sederhana..
    Tulisan SANGAT LUARR BIASAAA.. bravoo
    Bermanfaat sekali, bnyak trims untk usaha ny

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Alternatif Cara Memelihara & Merawat Tanaman di Rumah

%d blogger menyukai ini: