Tembakau dan Hama Bekicot

halaman 2 dari 2

Mengendalikan bekicot : Tembakau vs Garam…

Ada dua bahan yang dapat digunakan untuk membunuh bekicot, yaitu garam dan tembakau. Garam merupakan salah satu sarana yang cukup efektif untuk mematikan bekicot. Kekurangannya, garam tidak dapat sembarangan ditebar dengan cara dilemparkan di atas area kebun. Tanaman memiliki daya tahan yang rentan terhadap garam. Dengan sedikit takaran, garam dapat mematikan tanaman.

Bahan selanjutnya adalah tembakau. Tembakau dalam bentuk serpihan kecil (bubuk / tepung juga bisa), sangat efektif mengatasi dan menghilangkan peredaran bekicot di halaman rumah. Berbeda dengan garam, tembakau serpihan ini dapat ditebarkan dengan cara dilemparkan di atas area kebun tanpa perlu khawatir akan merusak / mematikan tanaman.

Cukup dengan sekali tebar untuk setiap bagian kebun hingga seluruh area terkena sebaran tembakau. Jangan berlebihan, karena tembakau juga termasuk sejenis racun berbahaya yang cukup kuat. Satu kali pengaplikasian dapat bertahan hingga 3 bulan di waktu musim hujan. Fisik tembakau dalam bentuk bubuk / tepung lebih mudah habis tercuci air (penyiraman / hujan), namun memiliki konsentrasi lebih tinggi dari tembakau serpihan.

Setelah pengaplikasian, sebaiknya anda tunggu selama 1 s/d 2 minggu. Jika memang setelah 2 minggu masih terlihat bekicot berkeliaran, aplikasikan kembali tembakau ke seluruh area kebun seperti yang dilakukan pertama kali. Dari apa yang saya alami, setelah pengaplikasikan pertama, kuantitas bekicot ini berkurang dalam minggu pertama dan hilang sama sekali pada minggu kedua.

Bagaimana dengan jejak yang ditinggalkan bekicot? Saya tidak tahu apakah tembakau juga berfungsi menghapus atau tidak atas jejak tersebut. Namun, setelah dua minggu sejak tembakau diaplikasikan, tidak terlihat lagi bekicot yang beredar di kebun. Entah jejak itu terhapus atau tidak, yang terjadi adalah bekicot berhenti beredar hingga terlihat kembali setelah 3 bulan kemudian.

Menebar bubuk tembakau di sekitar area kebun adalah cara yang paling efektif untuk bisa mengendalikan hama bekicot dan hama hewan bertubuh lunak lainnya dengan hasil cenderung memuaskan. Karena cara ini bisa diterapkan di bagian area kebun yang sulit dijangkau, dimana tempat-tempat seperti itu yang sering menjadi persembunyian hama hewan bertubuh lunak.


Jenis Tembakau yang disarankan…

Tembakau yang digunakan adalah tembakau papan yang biasa dipakai oleh penggemar rokok lintingan daun kering (Sunda = daun kaung). Tembakau rokok kretek biasa tidak dapat mengatasi bekicot sebaik tembakau papan. Anda dapat menemukan tembakau papan di pasar-pasar tradisional pada penjual rokok tradisional. Biasanya, penjual-penjual ini mengumpulkan sisa-sisa potongan tembakau kering berupa serpihan kecil.

Harganya tembakau sisa ini tidak terlalu mahal, setengah kantong plastik kresek kecil (kira-kira 1 ons) hanya Rp. 2.000,- s/d Rp. 3.000,-. Atau, dapat juga membeli tembakau baru yang masih berbentuk seperti papan, yang paling murah harganya. Satu papan biasanya berukuran 8 cm x 2,5 cm dengan ketebalan 0,5 cm. Anda tinggal menumbuk / meremasnya hingga menjadi serpihan kecil untuk kemudian diaplikasikan.


Sedikit mengenai tembakau…

Bagi saya, menggunakan tembakau merupakan pilihan terakhir untuk mengatasi hama yang masuk dalam kategori “bandel” dan sulit dikendalikan. Karena beberapa pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan tembakau secara berlebihan (baik sengaja mau pun tidak), akan berefek meracuni tanaman dalam jangka waktu cukup lama dan agak repot untuk me-recovery-nya. Jadi, gunakanlah secukupnya secara bijaksana.

Selamat mencoba! ☺

8 tanggapan untuk “Tembakau dan Hama Bekicot”

    1. Terima kasih telah mengunjungi “kebun di Rumah”,

      Semoga artikel-artikel di situs ini dapat memberi kontribusi positif pada aktivitas berkebun anda.

      Terima kasih atas apresiasi yang anda berikan.

  1. Ini yang sedang terjadi di halaman rumah saya, bekicot itu memakan tanaman2 saya :-(,saya menemukan telur bekicot kecil2 berwarna kuning, sebesar permen telur cicak semasa kecil…hanya warnanya kuning terang…saya taburi garam yang banyak dengan harapan akan berkurang atau tdk menetas,tapi masiihh banyak aja, apalagi di bogor hujan terusss…jadi setiap malam atau habis hujan keluar semua anak beranak keong ituuu….dr yg besar sampe yg kecil…thx 4 ur info, saya mau coba pake tembakau, doakan ya mudah2n berhasil 🙂

  2. Saya biasa menabur garan utk ngusir berkicot. Sekarang jadi takut karena ternyata garam dpt mematikan tanaman.

    1. Tembakau juga bisa meracuni dan mematikan tanaman jika sering diaplikasikan dalam jumlah besar. Cukup disebarkan “dua minggu sekali” saja di seluruh area kebun. Biasanya, setelah dua kali tembakau diaplikasikan, bekicot sudah bisa teratasi.

      Salam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Alternatif Cara Memelihara & Merawat Tanaman di Rumah

%d blogger menyukai ini: