Thermo-hygrometer dan sirkulasi udara di kebun…

Di negara beriklim dua musim seperti Indonesia, kondisi lembab merupakan hal yang “sangat-mudah” diperoleh. Selama melakukan perawatan tanaman, saya sangat jarang menemukan kondisi RH di luar ruangan berada di tingkat kurang dari 60%. Kalau pun hal itu terjadi, biasanya, berlangsung tidak lebih dalam 24 jam. Keesokan harinya, tingkat kelembaban akan kembali naik (normal) pada kisaran di atas 60%.

Namun, pada saat musim kemarau berada di titik tertinggi, menjaga tingkat RH pada keadaan relatif stabil adalah hal yang perlu mendapat perhatian. Sinar matahari akan memanaskan area permukaan lahan dan membuat proses penguapan. Uap air hasil penguapan ini harus dialirkan agar tidak menjadi jenuh / berkumpul titik-titik tertentu. Oleh sebab itu, kita perlu memikirkan sirkulasi udara di sekitar area kebun.

top

Membuat sirkulasi udara di area terbuka…

Terdengar janggal rasanya untuk membuat jalur sirkulasi udara di area terbuka. Bukankah kondisi udara di area terbuka selalu bergerak bebas? Jika dipikirkan sepintas, memang demikian kondisinya. Namun, jika kita mau dengan lebih teliti lagi merasakannya, udara di pekarangan tidak sepenuhnya bergerak bebas. Salah satu yang menjadi penghalang adalah dinding rumah. Demikian besarkah pengaruh dinding rumah terhadap pergerakan udara?

Pada dasarnya, pergerakan udara cenderung melaju ke satu arah lurus. Tidak pernah berbelok atau berputar, kecuali angin puting beliung. Laju pergerakan udara ini akan berhenti saat membentur halangan seperti dinding rumah. Ketika laju pergerakan udara berhenti, maka udara yang melaju mengikuti dibelakangnya pun akan ikut terhenti. Udara yang membentur dinding akan menyebar melemah dan menyatu dengan udara beredar di sekitar dinding. Jadi, udara yang sebelumnya berada di sekitar dinding akan tetap berada di sana.

Bagaimana jika udara yang sebelumnya berada di sekitar dinding itu mengandung uap air hasil proses penguapan? Hempasan laju udara yang terhenti akibat terhalang dinding akan menyebarkannya ke area yang lebih besar. Oleh sebab itu, kita sering merasakan hawa di area dekat dinding di area luar rumah lebih panas di banding dua-tiga meter dari dinding walaupun di bagian atasnya ternaungi sisi atap rumah. Kondisi udara seperti ini, akan mengalir dan mencari area dengan kelembaban udara lebih rendah, salah satunya ke dalam rumah.

Saat matahari terbenam, kelembaban udara di luar rumah akan naik dan menahan udara lembab yang masuk ke dalam rumah di siang hari. Kelembaban udara ini akan tetap bertahan selama tidak dialirkan oleh kipas angin atau kondisi kelembaban udara di luar rumah lebih rendah.

top

Manfaat Paranet dalam mengendalikan hawa panas…

Kita tidak bisa mencegah proses masuknya udara lembab ke dalam rumah, namun kita dapat mengurangi jumlahnya yaitu dengan cara memasang paranet di area pekarangan rumah.

Mengapa paranet? Apa yang menjadikan keistimewaan paranet hingga bisa mengatasi hawa panas yang berakumulasi di sekitar dinding rumah? Bagaimana jika dengan seng plastik transparan?

Ultra violet yang terkandung pada sinar matahari tidak akan menghasilkan panas jika tidak terkena benda dengan kepadatannya lebih tinggi dari udara. Sinar matahari yang menerpa paranet, akan menghasilkan panas pada paranet itu sendiri. Hawa panas di bagian atas paranet akan mengangkat udara di bawahnya melalui sela-sela yang ada. Karena sinar matahari yang terpancar ke permukaan lahan terhalang oleh paranet, maka hawa panas pada permukaan lahan menjadi rendah, sehingga proses penguapan pada permukaan lahan menjadi lebih lambat.

Walau pun terjadi penguapan, uap air hasil penguapan ini akan terangkat dan mengalir terbuang melalui sela-sela lubang paranet yang berfungsi sebagai ventilasi udara. Oleh sebab itu, mengapa area yang ditutupi dengan paranet tidak sepanas daripada ditutupi seng plastik.

top

Meletakkan tanaman di area terbuka…

Keberadaan ventilasi udara merupakan satu keharusan untuk mendapatkan sistem sirkulasi udara yang memadai dalam satu ruangan / area. Perubahan suhu dari siang menjadi malam dan sebaliknya, akan membentuk kelembaban pada tingkat tertentu dengan sendirinya.

Sistem sirkulasi udara yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, menyebabkan kelembaban akan terkonsentrasi. Uap air dari proses penguapan yang tidak teralirkan (jenuh) akan menghasilkan efek “pengab”. Efek ini tidak akan terasa jika kita terbiasa berada dalam area yang sama dengan waktu cukup lama, dimana kondisi tubuh telah menyesuaikan dengan keadaan tersebut.

Tanaman tidak dapat bertahan dengan kondisi seperti itu sama seperti halnya tubuh kita. Atas dasar inilah mengapa tanaman harus diletakkan di lingkungan terbuka namun tidak langsung terkena efek perubahan cuaca. Karena yang dibutuhkan adalah kondisi berangin dibarengi intensitas cahaya matahari dan penyiraman / curah hujan yang cukup, bukan ekstrim atau statis.

top

Manfaat thermo-hygrometer di area kebun…

Thermo-hygrometer dapat mengidentifikasi keadaan “pengab” berdasarkan indikator pengukur kelembaban yang menunjuk di posisi prosentase cukup tinggi (>70%) dengan besaran prosentase perubahan sangat rendah (<5%) atau bahkan sama sekali tidak berubah. Pergerakan naik-turun indikator pengukur kelembaban dalam jumlah prosentase antara 5% – 10% menunjukkan adanya aktivitas pergerakan udara / angin di area sekelilingnya yang cukup ideal bagi tanaman.

Sebagai manusia, sudah tentu kita tidak dapat mengatur kondisi iklim yang akan berlangsung dalam satu hari. Kemungkinan perubahan kelembaban yang drastis bisa terjadi tanpa perlu ada pemberitahuan terlebih dulu. Faktor keberadaan paranet sebagai pelindung dari cuaca secara langsung dan thermo-hygrometer untuk menentukan perlu atau tidaknya penyiraman dilakukan, saya rasa, cukup efektif menjaga lingkungan sekitar tanaman agar tetap stabil.

top

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s